Bisa Membuat Satu Negara Kolaps, Ini Dia 7 Bank Terbesar yang Pengaruhi Ekonomi Dunia


Bank Dunia


TEKNOTenar.com - Secara umum, bank merupakan lembaga keuangan yang melakukan berbagai aktivitas keuangan, termasuk menerima simpanan, memberikan pinjaman, melakukan pembayaran, dan menyediakan berbagai layanan keuangan kepada nasabahnya. Bank berperan sebagai perantara antara individu, perusahaan, dan pemerintah dalam mengelola dan memfasilitasi aliran uang serta kegiatan ekonomi.

Secara garis besar, ada yang disebut bank lokal dan ada juga yang disebut bank dunia. Seperti namanya bank lokal dan bank dunia dinamai berdasarkan cakupan luas wilayah pelayanan, fungsi - fungsi serta jenis produk yang ditawarkan. Bankdunia memiliki tujuan dan fungsi yang bervariasi tergantung pada jenis bank dan perannya dalam sistem keuangan global seperti Intermediasi Keuangan, Penanggulangan Resiko Inflasi, Pembiayaan Perdagangan Lintas Negara, Sebagai Cadangan Devisa dan Turut serta Menjaga Stabilisasi Keuangan Dunia.


Nah, adapun beberapa tujuan dan fungsi umum bank dunia adalah sebagai berikut :

Intermediasi Keuangan : Salah satu fungsi utama bank dunia adalah sebagai perantara keuangan antara pihak yang memiliki kelebihan dana (depositur) dengan pihak yang membutuhkan dana (peminjam). Bank menghimpun dana dari masyarakat melalui tabungan, deposito, atau surat berharga, dan menyediakan pinjaman atau kredit kepada individu, perusahaan, atau pemerintah yang membutuhkan modal.

Pengelolaan Risiko : Bank dunia membantu mengelola risiko keuangan dengan menyediakan berbagai produk dan layanan, seperti asuransi, hedging, dan instrumen derivatif. Mereka juga melakukan analisis kredit untuk menilai kelayakan peminjam dan meminimalkan risiko gagal bayar.

Penyediaan Layanan Keuangan : Bank dunia menyediakan beragam layanan keuangan kepada nasabah, seperti pembukaan rekening, pemrosesan transaksi, transfer dana, pembayaran tagihan, kartu kredit, dan layanan perbankan elektronik. Mereka juga dapat menyediakan layanan perbankan investasi, manajemen aset, dan perencanaan keuangan.

Pembangunan Ekonomi dan Investasi : Bank dunia dapat berperan dalam memfasilitasi pembangunan ekonomi dengan menyediakan pendanaan dan investasi jangka panjang bagi proyek infrastruktur, industri, pertanian, dan sektor-sektor lain yang strategis. Bank dunia juga memberikan kredit dan dukungan kepada usaha kecil dan menengah (UKM) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Stabilitas Keuangan : Bank-bank dunia, khususnya bank sentral, bertanggung jawab untuk menjaga stabilitas keuangan dan stabilitas sistem perbankan dalam negeri. Mereka mengatur kebijakan moneter, mengawasi lembaga keuangan, mengendalikan inflasi, dan menjaga likuiditas pasar.

Pembiayaan Perdagangan Internasional : Bank dunia memfasilitasi perdagangan internasional dengan menyediakan jasa pembiayaan perdagangan, seperti letter of credit (L/C), garansi, dan fasilitas pembiayaan ekspor dan impor. Hal ini membantu memperlancar transaksi perdagangan antar negara.

Manajemen Cadangan Devisa : Bank sentral dan bank-bank dunia dapat berperan dalam mengelola cadangan devisa negara. Mereka dapat membeli dan menjual mata uang asing untuk menjaga stabilitas nilai tukar, melindungi kepentingan ekonomi nasional, dan memenuhi kebutuhan likuiditas valuta asing.


Sebenarnya ada banyak Bank Besar Dunia, namun ada 7 Bank Terbesar yang Mempengaruhi sistem Perekonomian Dunia bahkan bisa membuat kolaps suatu negara saking berpengaruhnya keberadaan bank tersebut.

Nah, berikut ini adalah  7 Bank Terbesar yang Pengaruhi Ekonomi Dunia :

1. Industrial and Commercial Bank of China (ICBC) - Tiongkok
2. China Construction Bank Corporation (CCB) - Tiongkok
3. Agricultural Bank of China (ABC) - Tiongkok
4. Bank of China (BOC) - Tiongkok
5. Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG) - Jepang
6. JPMorgan Chase & Co. - Amerika Serikat
7. HSBC Holdings PLC - Britania Raya


Adapun sedikit sejarah tentang terbentuknya ke 7 bank dunia diatas adalah sebagai berikut :



1. Industrial and Commercial Bank of China (ICBC) - Tiongkok

Bank ICBC (Industrial and Commercial Bank of China) adalah salah satu bank terbesar di Tiongkok dan juga di dunia.

Pendirian dan Awal Mula :
Bank ICBC didirikan pada tahun 1984 sebagai bagian dari reformasi perbankan di Tiongkok. Bank ini dibentuk melalui penggabungan Bank Industri dan Bank Niaga Tiongkok. Pada saat itu, ICBC merupakan bank komersial pertama yang beroperasi di bawah aturan modern di Tiongkok.

Pertumbuhan dan Ekspansi :
Pada awal 1990-an, Bank ICBC mengalami pertumbuhan yang pesat. Bank ini memperluas jaringan cabangnya secara nasional dan menawarkan berbagai layanan perbankan kepada perusahaan, individu, dan institusi di Tiongkok. Selama periode ini, Bank ICBC juga meluncurkan layanan perbankan elektronik dan mengadopsi teknologi modern untuk meningkatkan efisiensi operasionalnya.

Penggabungan dengan Bank of China Investment :
Pada tahun 2005, ICBC melakukan penggabungan dengan Bank of China Investment, yang menghasilkan bank terbesar di Tiongkok pada saat itu. Melalui penggabungan ini, ICBC memperluas keberadaannya di sektor perbankan investasi dan layanan keuangan.

Penawaran Umum Perdana (IPO) dan Ekspansi Global :
Pada tahun 2006, ICBC melakukan penawaran umum perdana (IPO) di Bursa Efek Hong Kong dan Bursa Efek Shanghai, yang menjadi salah satu IPO terbesar dalam sejarah. IPO ini membantu ICBC untuk meningkatkan modal dan mendukung ekspansinya ke pasar internasional.

Ekspansi Internasional :
Setelah IPO, Bank ICBC mengalami ekspansi yang signifikan di luar Tiongkok. Bank ini membuka cabang-cabang di berbagai negara dan wilayah, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Australia, Jerman, Singapura, dan banyak lagi. Ekspansi global ini membantu ICBC untuk menjadi salah satu bank terbesar di dunia dari segi aset dan kapitalisasi pasar.

Diversifikasi Layanan :
Seiring waktu, Bank ICBC juga telah mendiversifikasi layanan perbankannya. Selain layanan tradisional seperti pinjaman, tabungan, dan pembiayaan perdagangan, ICBC juga menawarkan layanan perbankan investasi, manajemen kekayaan, perbankan elektronik, dan berbagai produk dan layanan keuangan lainnya.

Sejak didirikan, Bank ICBC terus tumbuh dan berkembang menjadi salah satu institusi keuangan terbesar di dunia. Bank ini berperan penting dalam mendukung perkembangan ekonomi Tiongkok dan menjadi salah satu pemain utama dalam industri perbankan global.



2. China Construction Bank Corporation (CCB) - Tiongkok

Bank CCB (China Construction Bank) adalah salah satu bank terbesar di Tiongkok dan juga di dunia.

Pendirian dan Awal Mula :
Bank CCB didirikan pada tahun 1954 dengan nama Bank Rakyat Tiongkok. Pada awalnya, bank ini berfungsi sebagai bank komersial untuk mendukung pembangunan ekonomi negara. Kemudian, pada tahun 1979, Bank Rakyat Tiongkok mengubah namanya menjadi Bank Konstruksi Tiongkok (China Construction Bank) untuk mencerminkan peran dan fokusnya pada sektor konstruksi dan infrastruktur.

Transformasi dan Pertumbuhan :
Pada tahun 1994, Bank CCB mengalami transformasi menjadi bank komersial yang berfokus pada layanan keuangan yang lebih luas. Bank ini memperluas jaringan cabangnya secara nasional dan menawarkan berbagai layanan perbankan kepada perusahaan, individu, dan institusi di Tiongkok.

Pengembangan dan Modernisasi :
Pada tahun 2004, Bank CCB melakukan penawaran umum perdana (IPO) di Bursa Efek Hong Kong dan Bursa Efek Shanghai, yang menjadi salah satu IPO terbesar dalam sejarah saat itu. IPO ini membantu Bank CCB untuk meningkatkan modal dan mendukung ekspansi dan modernisasi operasionalnya.

Ekspansi Internasional :
Setelah IPO, Bank CCB mulai mengembangkan kehadirannya di luar Tiongkok. Bank ini membuka cabang-cabang di berbagai negara dan wilayah, termasuk Amerika Serikat, Kanada, Britania Raya, Australia, Jerman, Singapura, dan banyak lagi. Ekspansi internasional ini membantu Bank CCB menjadi salah satu bank terbesar di dunia dari segi aset dan kapitalisasi pasar.

Diversifikasi Layanan :
Selain layanan perbankan tradisional seperti pinjaman, tabungan, dan pembiayaan perdagangan, Bank CCB juga telah mendiversifikasi portofolio layanan. Bank ini menawarkan layanan perbankan investasi, manajemen aset, layanan keuangan global, perbankan elektronik, dan berbagai produk dan layanan keuangan lainnya.

Bank CCB terus tumbuh dan berkembang dalam beberapa dekade terakhir dan menjadi salah satu bank terbesar di dunia. Bank ini berperan penting dalam mendukung pembangunan ekonomi Tiongkok, terutama di sektor konstruksi dan infrastruktur, dan memiliki kehadiran global yang signifikan.



3. Agricultural Bank of China (ABC) - Tiongkok
Agricultural Bank of China (ABC) adalah salah satu bank terbesar di Tiongkok dan merupakan bank utama yang fokus pada sektor pertanian dan pedesaan. Berikut adalah sejarah singkat Agricultural Bank of China:

Pendirian dan Awal Mula :
Agricultural Bank of China didirikan pada tahun 1951 dengan nama Bank Pertanian dan Koperasi Tiongkok. Bank ini didirikan sebagai lembaga keuangan untuk mendukung pembangunan sektor pertanian dan pedesaan di Tiongkok. Pada saat itu, tujuan utamanya adalah menyediakan layanan perbankan kepada petani, koperasi pertanian, dan sektor pertanian lainnya.

Transformasi dan Pertumbuhan :
Selama periode pertumbuhan ekonomi Tiongkok pada tahun 1980-an, Agricultural Bank of China mengalami transformasi dan perluasan perannya. Bank ini mulai menyediakan berbagai layanan perbankan komersial dan mengembangkan jaringan cabang di seluruh Tiongkok. Hal ini memungkinkan bank untuk lebih melayani perusahaan, individu, dan sektor non-pertanian.

Privatisasi dan Modernisasi :
Pada tahun 2008, Agricultural Bank of China menjalani proses restrukturisasi dan privatisasi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mendapatkan akses ke pasar modal. Bank ini melakukan penawaran umum perdana (IPO) di Bursa Efek Hong Kong dan Bursa Efek Shanghai pada tahun 2010, yang merupakan salah satu IPO terbesar dalam sejarah saat itu.

Ekspansi Internasional :
Setelah IPO, Agricultural Bank of China mulai memperluas kehadirannya di luar Tiongkok. Bank ini membuka cabang dan kantor perwakilan di berbagai negara dan wilayah, termasuk Amerika Serikat, Britania Raya, Jerman, Australia, Kanada, Singapura, dan banyak lagi. Ekspansi internasional ini membantu Agricultural Bank of China menjadi salah satu bank terbesar di dunia dalam hal aset dan kapitalisasi pasar.

Diversifikasi Layanan :
Selain layanan tradisional yang terkait dengan sektor pertanian dan pedesaan, Agricultural Bank of China juga telah mendiversifikasi layanan perbankannya. Bank ini menawarkan berbagai produk dan layanan keuangan, termasuk pinjaman komersial, perbankan investasi, manajemen kekayaan, layanan pembayaran, perbankan elektronik, dan layanan lainnya.

Sejak pendiriannya, Agricultural Bank of China telah memainkan peran penting dalam mendukung pembangunan pertanian dan pedesaan di Tiongkok. Bank ini terus tumbuh dan berkembang menjadi salah satu institusi keuangan terbesar di dunia dan terus berupaya untuk melayani kebutuhan keuangan yang beragam di Tiongkok dan di luar negeri.



4. Bank of China (BOC) - Tiongkok

Bank of China (BOC) adalah salah satu bank komersial terbesar di Tiongkok dan merupakan salah satu bank tertua di negara tersebut. Berikut adalah sejarah singkat Bank of China:

Pendirian dan Awal Mula :
Bank of China didirikan pada tanggal 1 Oktober 1912 sebagai bank sentral Tiongkok selama pemerintahan Republik Tiongkok. Bank ini didirikan oleh Sun Yat-sen, pemimpin Revolusi Xinhai, untuk mendukung pembangunan ekonomi dan keuangan nasional.

Peran Selama Perang Dunia II dan Periode Revolusi :
Selama Perang Dunia II dan periode Revolusi Tiongkok, Bank of China memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas keuangan dan membantu pemerintah nasionalis dalam menghadapi tantangan politik dan ekonomi.

Pembentukan Bank of China (Hong Kong) :
Setelah berakhirnya Perang Dunia II dan perpecahan antara pemerintahan komunis dan nasionalis di Tiongkok, Bank of China (Hong Kong) dibentuk pada tahun 1950 sebagai anak perusahaan Bank of China. Bank ini bertanggung jawab untuk menjalankan operasi perbankan di wilayah Hong Kong.

Reformasi dan Modernisasi :
Pada awal 1980-an, Tiongkok mengadopsi kebijakan reformasi ekonomi yang membuka pintu bagi sektor perbankan untuk beroperasi dengan lebih independen dan efisien. Bank of China mengalami transformasi dan modernisasi yang signifikan dalam hal teknologi, manajemen risiko, dan layanan perbankan yang ditawarkan.

Ekspansi Global :
Bank of China telah mengembangkan kehadirannya di luar Tiongkok dengan membuka cabang-cabang dan kantor perwakilan di berbagai negara dan wilayah di seluruh dunia. Bank ini memiliki kehadiran yang kuat di wilayah Asia-Pasifik, Amerika Utara, Eropa, dan Afrika, serta menyediakan layanan perbankan global kepada perusahaan dan individu internasional.

Diversifikasi Layanan :
Selain layanan perbankan tradisional seperti pinjaman, tabungan, dan pembiayaan perdagangan, Bank of China juga menawarkan layanan perbankan investasi, manajemen kekayaan, perbankan elektronik, dan berbagai produk dan layanan keuangan lainnya. Bank ini juga berperan dalam memfasilitasi hubungan bisnis dan perdagangan antara Tiongkok dan negara-negara lain di dunia.

Sejak didirikan, Bank of China terus tumbuh dan berkembang menjadi salah satu bank terbesar di Tiongkok dan di dunia. Bank ini berperan penting dalam mendukung pembangunan ekonomi Tiongkok, melayani kebutuhan keuangan masyarakat, dan memperkuat hubungan keuangan global.



5. Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG) - Jepang

Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG) adalah salah satu kelompok perbankan terbesar di dunia yang berkantor pusat di Tokyo, Jepang. Berikut adalah sejarah singkat Mitsubishi UFJ Financial Group:

Pembentukan Bank Mitsubishi :
Pada tahun 1880, Mitsubishi Bank didirikan sebagai bank swasta di Jepang oleh kelompok bisnis Mitsubishi yang dipimpin oleh Yataro Iwasaki. Bank ini awalnya berfungsi sebagai lembaga keuangan untuk mendukung bisnis kelompok Mitsubishi dan sektor industri Jepang.

UFJ Holdings dan Penggabungan :
Pada tahun 2001, empat bank besar Jepang mengalami tekanan keuangan dan perlu restrukturisasi. Salah satunya adalah Bank Mitsubishi yang mengalami kesulitan keuangan. Pada tahun 2005, Bank Mitsubishi bergabung dengan UFJ Holdings, hasil dari penggabungan antara Bank Tokyo-Mitsubishi dan UFJ Bank. Akibatnya, Mitsubishi UFJ Financial Group (MUFG) terbentuk.

Ekspansi dan Akuisisi :
Setelah penggabungan, MUFG berfokus pada ekspansi internasional. MUFG mengakuisisi UnionBanCal Corporation di Amerika Serikat pada tahun 2008 dan Bank of Ayudhya di Thailand pada tahun 2013. Akuisisi ini membantu MUFG memperluas jangkauan globalnya dan mendiversifikasi bisnisnya.

Kemitraan dengan Morgan Stanley :
Pada tahun 2008, MUFG membentuk kemitraan strategis dengan Morgan Stanley, salah satu bank investasi terbesar di Amerika Serikat. Kemitraan ini memberikan manfaat saling menguntungkan antara kedua bank, termasuk akses ke pasar dan layanan yang lebih luas.

Perluasan Bisnis dan Inovasi :
MUFG terus memperluas jangkauan bisnisnya dengan fokus pada sektor perbankan korporat dan investasi, perbankan ritel, manajemen aset, layanan keuangan global, dan asuransi. MUFG juga berkomitmen untuk inovasi dan penggunaan teknologi terbaru untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan.

Sejak terbentuk, Mitsubishi UFJ Financial Group telah menjadi salah satu kelompok perbankan terbesar di dunia dengan kehadiran yang kuat di Jepang dan secara global. MUFG terus berusaha untuk menjadi pemimpin dalam industri perbankan dengan memberikan berbagai layanan keuangan kepada perusahaan, individu, dan institusi di seluruh dunia.



6. JPMorgan Chase & Co. - Amerika Serikat

JPMorgan Chase & Co., sering disebut sebagai JPMorgan, adalah salah satu lembaga keuangan terbesar di dunia yang berkantor pusat di New York City, Amerika Serikat. Berikut adalah sejarah singkat JPMorgan Chase & Co:

Awal Mula :
JPMorgan Chase & Co. memiliki akar yang panjang, dimulai dengan sejumlah bank dan lembaga keuangan yang berbeda yang bergabung seiring berjalannya waktu. Bank JPMorgan Chase berasal dari dua lembaga keuangan terkemuka, yaitu J.P. Morgan & Co. dan Chase Manhattan Bank.

J.P. Morgan & Co. :
J.P. Morgan & Co. didirikan pada tahun 1871 oleh J.P. Morgan, seorang tokoh terkenal di dunia keuangan. Bank ini berfokus pada layanan perbankan investasi, perbankan korporat, dan manajemen kekayaan. J.P. Morgan & Co. menjadi salah satu bank investasi terkemuka di Amerika Serikat.

Chase Manhattan Bank :
Chase Manhattan Bank didirikan pada tahun 1799 dan memiliki sejarah yang panjang. Bank ini berkembang melalui sejumlah akuisisi dan penggabungan selama abad ke-20, termasuk akuisisi terkenal terhadap Bank of the Manhattan Company pada tahun 1955. Chase Manhattan Bank adalah salah satu bank komersial terbesar di Amerika Serikat.

Penggabungan dan Pembentukan JPMorgan Chase & Co. :
Pada tahun 2000, J.P. Morgan & Co. dan Chase Manhattan Bank mengumumkan penggabungan mereka untuk membentuk JPMorgan Chase & Co. Penggabungan ini menciptakan lembaga keuangan yang memiliki kehadiran yang kuat di berbagai sektor, termasuk perbankan investasi, perbankan korporat, perbankan konsumen, dan manajemen kekayaan.

Ekspansi dan Akuisisi :
Setelah penggabungan, JPMorgan Chase & Co. terus memperluas bisnisnya secara global dan melakukan sejumlah akuisisi strategis. Beberapa akuisisi terkenal termasuk Bank One Corporation pada tahun 2004, Bear Stearns pada tahun 2008 selama krisis keuangan, dan Washington Mutual pada tahun 2008.

Inovasi dan Pemimpin Industri :
JPMorgan Chase & Co. telah memainkan peran penting dalam pengembangan inovasi keuangan dan teknologi terkait industri perbankan. Bank ini menjadi pemimpin dalam layanan perbankan digital dan teknologi keuangan (fintech), serta berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan untuk memperkuat operasional dan memberikan layanan yang lebih baik kepada nasabahnya.

Sejak terbentuk, JPMorgan Chase & Co. telah menjadi salah satu lembaga keuangan terbesar di dunia dan terus berkomitmen untuk memberikan layanan keuangan yang luas dan berkualitas kepada nasabahnya di seluruh dunia.



7. HSBC Holdings PLC - Britania Raya

HSBC Holdings PLC, umumnya dikenal sebagai HSBC, adalah salah satu lembaga keuangan terbesar di dunia dengan kantor pusat di London, Inggris. Berikut adalah sejarah singkat HSBC Holdings PLC:

Pendirian di Hong Kong :
HSBC didirikan pada tahun 1865 di Hong Kong sebagai Hongkong and Shanghai Banking Corporation oleh sekelompok pengusaha Britania yang beroperasi di Asia. Bank ini bertujuan untuk memfasilitasi perdagangan antara Tiongkok, Britania Raya, dan negara-negara Asia lainnya.

Ekspansi di Asia dan Dunia :
Setelah pendiriannya, HSBC dengan cepat memperluas jangkauannya di wilayah Asia. Pada awal abad ke-20, bank ini membuka cabang-cabang di berbagai negara Asia, termasuk Tiongkok, India, Jepang, Singapura, dan Indonesia. Selama beberapa dekade berikutnya, HSBC terus memperluas jangkauan internasionalnya dengan mengakuisisi bank-bank dan membuka cabang-cabang di berbagai negara di seluruh dunia.

Penggabungan dan Diversifikasi :
Pada tahun 1991, HSBC Holdings PLC dibentuk sebagai perusahaan induk, menggabungkan Hongkong and Shanghai Banking Corporation dengan perusahaan asal Britania Raya, Midland Bank. Melalui penggabungan ini, HSBC memperluas jangkauan bisnisnya ke Eropa, Amerika Utara, dan wilayah lain di seluruh dunia. HSBC juga mengembangkan layanan keuangan yang lebih luas, termasuk perbankan komersial, perbankan investasi, manajemen kekayaan, dan asuransi.

Krisis Keuangan dan Reorganisasi :
Selama krisis keuangan global pada tahun 2008, HSBC terpengaruh oleh kejatuhan pasar keuangan. Bank ini mengalami kerugian yang signifikan dan menghadapi tantangan keuangan. Sebagai tanggapan, HSBC melakukan reorganisasi bisnisnya dengan meninjau ulang strategi, memperketat pengawasan risiko, dan mengurangi eksposur terhadap aset berisiko tinggi.

Komitmen terhadap Kebijakan Keberlanjutan :
HSBC telah menegaskan komitmennya terhadap praktik keberlanjutan dan tanggung jawab sosial. Bank ini berupaya untuk menjadi pemimpin dalam lingkungan, sosial, dan praktik tata kelola perusahaan yang bertanggung jawab. HSBC juga menginvestasikan dana dalam proyek-proyek berkelanjutan dan mendukung inisiatif untuk mengurangi dampak lingkungan dan meningkatkan inklusi keuangan.


Sejak pendiriannya, HSBC telah berkembang menjadi salah satu lembaga keuangan terkemuka di dunia. Bank ini dikenal karena jaringan globalnya yang luas, dengan kehadiran di lebih dari 60 negara dan terus berupaya untuk memberikan layanan keuangan yang inovatif dan berkualitas kepada nasabah di seluruh dunia.


Nah, itulah setidaknya sejarah 7 Bank Terbesar yang Pengaruhi Ekonomi Dunia yang dapat TEKNOTenar bagikan semoga bermanfaat.

Post a Comment for "Bisa Membuat Satu Negara Kolaps, Ini Dia 7 Bank Terbesar yang Pengaruhi Ekonomi Dunia"